Lumajang, 19 Juni 2024, Sebanyak 5 dari 29 mahasiswa angkatan pertama Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Syarifuddin Lumajang di Yudisium. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Institut pada hari Rabu, 19 Juni 2024.

Lima mahasiswa yang diyudisium adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhir Tesis pada program studi S2, antara lain Abdul Ghofur, Ach. Noer Sholeh, Nuning Himami Hapsawati, Shofiyah Nufus, M. Aang Syarifuddin.

Dr. Ahmad Ihwanul Muttaqin, M.Pd.I selaku Ketua Program Studi tersebut membacakan hasil Surat Keputusan yang menetapkan lima mahasiswa tersebut dengan predikat Sangat Baik. “Alhamdulillah, secara keseluruhan mahasiswa S2 yang sekarang yudisium mendapat predikat Baik Sekali” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Institut Agama Islam Syarifuddin Drs. KH. Satuyar Mufidz, M.A, Senat Institut Gus Umanaur Rosul, M.Pd.I, Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Syarifuddin Dr. Syuhud, M.Pd.I dan Kaprodi S2 PAI IAI Syarifuddin. Selain itu, wali mahasiswa juga turut hadir untuk menyaksikan prosesi yang dimulai pukul 08.00 tersebut.

Rektor Institut Agama Islam Syarifuddin memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh mahasiswa yang di yudisium dan menyampaikan pesan agar mahasiswa menjaga kredibilitasnya karena acara ini juga sekaligus menjadi ajang penyerahan kembali mahasiswa kepada walinya.

“Saya sampaikan terima kasih dan selamat kepada para mahasiswa semua. Ini bukan akhir, ini adalah permulaan. Jaga kredibilitas saudara semua, karena anda adalah lulusan pascasarjana, bukan sarjana” tutur Drs. KH. Satuyar Mufidz, M.A.
“Namanya S2, itu berarti memiliki cara pandang yang berbeda dengan mahasiswa S1. Anda harus menjadi duta IAIS untuk perubahan pendidikan yang lebih maju. Semakin banyak ilmunya, harus semakin dekat dengan Tuhannya” imbuhnya.

Dengan terlaksananya yudisium ini, IAI Syarifuddin Lumajang berharap agar para lulusan program magister tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas tetapi juga mampu menerapkan ilmu mereka untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan. Prosesi yudisium ini bukan hanya sebuah akhir dari perjalanan akademik, tetapi juga awal dari tanggung jawab baru untuk terus belajar dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *