Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang menyelenggarakan kuliah tamu dengan materi pesantren dan desa dalam upaya pengembangan masyarakat (23/7/2023). Dialog ini dihadiri oleh narasumber utama, Dr. Atmari, M.Pd.I., yang merupakan Staf Khusus dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Tema yang diusung dalam dialog ini adalah “Relasi Pesantren dan Desa dalam Pengembangan Masyarakat.” Dalam diskusi yang berlangsung di Aula IAI Syarifuddin Lumajang, Dr. Atmari membawakan berbagai pandangan dan pengalaman tentang bagaimana pesantren dan desa dapat bekerja sama secara sinergis dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat.

Dalam paparannya, Dr. Atmari menekankan pentingnya kolaborasi antara pesantren dan desa dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial. Ia juga menyoroti betapa krusialnya peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan spiritualitas dalam membentuk karakter dan moralitas masyarakat desa.

“Dalam konteks sinergi antara pesantren dan desa, penting bagi kita untuk memahami bahwa keduanya memiliki peran yang sangat vital dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kokoh, pesantren dan desa dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan, terutama di era yang terus berubah ini.” kata Dr. Atmari

Menurut Ketua Program Studi PAI Pascasarjana IAIS, Dr. Ahmad Ikhwanul Muttaqin, M.Pd. topik seperti ini sangat bermanfaat terhadap wawasan mahasiswa, terlebih dihadiri oleh narasumber Staf Khusus dari Kementerian Desa yang sudah tentu berkompeten.

“Kami merasa sangat terhormat bisa menyelenggarakan kuliah tamu dengan materi yang begitu relevan seperti ini. Kami berharap bahwa diskusi yang dihasilkan dari acara ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada mahasiswa kami tentang pentingnya relasi antara pesantren dan desa dalam pengembangan masyarakat.” ujar Dr. Ahmad Ikhwanul Muttaqin.

Peserta yang hadir dalam kuliah tamu ini adalah mahasiswa pascasarjana dari IAI Syarifuddin Lumajang, yang sangat antusias dalam menyimak dan berdiskusi mengenai topik sinergitas desa dan pesantren.

“Partisipasi dalam kuliah tamu ini memberikan kami perspektif baru tentang bagaimana pesantren dan desa dapat bekerja bersama untuk memajukan masyarakat.” kata Tholib, peserta kuliah tamu.

para mahasiswa aktif berdiskusi dan berbagi pandangan mereka tentang peran pesantren dan desa dalam pembangunan masyarakat desa di era yang terus berubah.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *